Kamis, 04 Agustus 2011

Cantikmu bukan pilihanQ

Akhi, coba Lihat, Cantik gak...???..Subhanallah, Cantik... Fotonya munkin palsu'',  Coba Lihat Koleksi foto  yang lain,, Iya Beneran Asli, eeh, kamu mau gak ma Dia.....? kalo aku sih mau2 Aja..... ahh.. itu kamu, aku belum tentu mau.... Why...?

Saudaraku.... Qt Tahu Allah telah  Menciptakan Wanita Dengan segala keindhannya..... tapi kenapa dia begitu rela mempersembahkan Kecantikannya kepada orang banyak''''''!! Maksudnya...???

Saudaraku.... Kecantikan itu adalah perhiasan yang berharga yang semua orang tidak bisa menikmatinya degan mudah... Coba Qt lihat berapa banyak Teman Wanita di Facebook  dengan foto terbaiknya.... dia akan lebih bangga dengan kecantikannya..... Sesungguhnya Mensyukuri kecantikan bukanlah dengan cara memamerkan, memajang gambar atau mengikuti bermacam ajang lomba guna membandingkan rupa  ayunya, sedangkan hakekatnya wajah itu bukan miliknya...

Saudaraku ketahuilah....

“Seseorang wanita yang menanggalkan pakaiannya di luar rumah, yakni membuka auratnya untuk laki-laki lain, maka Allah Azza wa Jalla akan mengelupaskan kulit tubuh si wanita itu.” (HR Imam Ahmad, Thabrani, Hakim, dan Baihaki).

lalu apa yang harus Qt Lakukan...????
  1. Sampaikan kepada mereka.. Tampil cantiklah di hadapan Allah karena itu lebih berarti dari pada menampilkan Kecantikanmu pada kami yang bukan muhrimu dan tampil cantiklah di hadapan suamimu, karena itu bagian dari ibadah'' Demi keridhoan Illahi''''''
  2. 'Alangkah indahnya jika kecantikan fisikmu itu dipadu dengan kecantikan hatimu.
  3. Apalah arti cantik  bila tak memiliki keimanan dan apa guna tubuh yang indah memikat bila tak ada rasa malu yang melekat.


Tabe.......
Salam santun kaum kusam. AssalamuAlaikum..

Senin, 06 Juni 2011

Surat Ukhti Buat Ikhwan

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
Syukur pada Allah yang masih mengaruniakan nafas padaku dan padamu untuk segera memperbarui taubat.
Akhi, rasanya aku telah menemukan Kekasih yang jauh lebih baik darimu. Yang Tak Pernah Mengantuk dan Tak Pernah Tidur. Yang siap terus menerus Memperhatikan dan Mengurusku. Yang selalu bersedia berduaan di sepertiga terakhir malam. Yang siap Memberi apapun yang kupinta. Ia yang Bertahta, Berkuasa, dan Memiliki Segalanya. Maaf Akhi, tapi menurutku kau bukan apa-apa dibanding Dia. Kau sangat lemah, kecil dan kerdil di hadapanNya. Dan, akhi, aku khawatir apa yang telah kita lakukan selama ini membuatNya murka. Padahal Ia, Maha Kuat, Maha Gagah, Maha Perkasa, Maha Keras SiksaNya.
Akhi, belum terlambat untuk bertaubat. Apa yang telah kita lakukan selama ini pasti akan ditanyakan olehNya. Ia bisa marah, akhi. Marah tentang saling pandang yang kita lakukan, marah karena setitik sentuhan kulit kita yang belum halal itu, marah karena suatu ketika dengan terpaksa aku harus membonceng motormu, marah karena pernah ketetapanNya kuadukan padamu atau tentang lamunanku yang selalu membayang-kan wajahmu. Ia bisa marah. Tapi sekali lagi semua belum terlambat. Kalau kita memutuskan hubungan ini sekarang, semoga Ia mau Memaafkan dan Mengampuni. Akhi, Ia Maha Pengampun, Maha Pemberi Maaf, Maha Menerima Taubat, Maha Penyayang, Maha Bijaksana.
Akhi, jangan marah ya. Aku sudah memutuskan untuk menyerahkan cintaku padaNya, tidak pada selainNya. Tapi tak cuma aku, akhi. Kau pun bisa menjadi kekasihNya, kekasih yang amat dicintai dan dimuliakan. Caranya satu, kita harus jauhi semua larangan-laranganNya termasuk dalam soal hubungan kita ini. Insya Allah, Dia punya rencana indah untuk masa depan kita masing-masing. Kalau engkau selalu berusaha menjaga diri dari hal-hal yang dibenciNya, kau pasti akan dipertemukan dengan seorang wanita shalihah. Ya, wanita shalihah yang pasti jauh lebih baik dari diriku saat ini. Ia yang akan membantu-mu menjaga agamamu, agar hidupmu senantiasa dalam kerangka mencari ridha Allah dalam ikatan pernikahan yang suci. Inilah doaku untukmu, semoga kaupun mendoakanku, akhi.
Akhi, aku akan segera menghapus namamu dari memori masa lalu yang salah arah ini. Tapi, aku akan tetap menghormatimu sebagai saudara di jalan Allah. Ya, saudara di jalan Allah, akhi. Itulah ikatan terbaik. Tak hanya antara kita berdua. Tak mustahil itulah yang akan mempertemukan kita dengan Rasulullah di telaganya, lalu beliaupun memberi minum kita dengan air yang lebih manis dari madu, lebih lembut dari susu, dan lebih sejuk dari krim beku.
Maaf akhi. Tak baik rasanya aku berlama-lama menulis surat ini. Aku takut ini merusak hati. Goresan pena terakhirku di surat ini adalah doa keselamatan dunia akhirat sekaligus tanda akhir dari hubungan haram kita, Insya Allah.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa barakaatuh.

dikutip dari buku yang berjudul ”Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan”.
Semoga bermanfaat bagi kita ya … Insya Allah

Senin, 30 Mei 2011

Arti cinta

Berani it…
Berani untuk menerima…
Berani untuk kehilangan…
dan berani untuk melepaskan adalah CINTA…
karena CINTA bukanlah cinta !!!
CINTA adalah KESANGGUPAN !
CINTA adalah KEIKHLASAN !
CINTA jauh lebih dalam melihat dari kedalaman nafsu..
lebih agung dari kebesaran amarah…
lebih bijaksana dari murka
dan lebih dari rasa memiliki…
Semua orang punya rasa cinta
tapi…
Tidak semua memiliki CINTA !!!

Pantun Bahasa Kaili Tawaeli

Pantun Lovengau
  • Nongoli  Manu Doku ri Oti..
  • Konika Bungu Ante Bama..
  • Nemo Mucoba Meguru Doti...
  • Tantu Mamimo Rai Masalama...

  • Ane Kamiu Nambela Tava..
  • Timaka Pia Goso ri Koro..
  • Majadi Tau ne Madea Dava...
  • Mata  Mapopo Tai maboro...

  • Loku ri Lero Napola  ri Tompe..
  • Rando Gaya Jamo Nadea...
  • Kamai kita Movia Lompe...
  • ka' Korota mboto Nte Tau  Dea....

  • Nojak...a Jole Lara Kura....
  • Rai Nangongo Kura Nabongga...
  • Nakuya Mangge Nopura-pura....
  • Tano Ngisi Mangge Napongga...

  • Tampa Nu Pajabat Kantor DPR..
  • Tampa  NuPanjahat Lara Panjara...
  • Isemamo Ngana Namomi ri FKR
  • Aga Budiawan Lompe Lara..

Minggu, 01 Mei 2011

Pantun Buatmu

Setiap malam Qt Berdua...
Dengan Waktu tak mungkin Lama...
Dalam Sholat, Q selalu berdoa...
Moga Qt Terus bersama......

Menyebrang Sungai Naik Rakit..
Sambil Menulis Dengan Tinta...
Kalau Hati Sudah Sakit...
Itulah Resiko dalam Bercinta...

Mata Lelah dan Mengantuk...
Menunggu Masa dalam TidurQ...
Cinta di Hati Selalu Mengetuk..
Akan Dirimu Dalam MimpiQ....


LIHATLAH DAN RENUNGKANLAH

LIHATLAH... air yang tak pernah berkata lelah menelusuri lembah dan bebatuan, diam selamanya diam, tetap diam meski panas dan mendidih hingga dingin dan membeku.. 

jika saatnya tiba, air rela meninggalkan bumi yang indah berubah menjadi awan. dan lihatlah lagi, awanpun rela berpisah dengan angin yang setia memangkunya meski hitam, meski putih, meski kuning... tetap turun kebumi meninggalkannya, menjadi gerimis, menjadi hujan. 

tak pernah membantah saat diperintah.
meski dicaci, meski dibenci..meski kotor, dirawa atau dikota. 
tetap sejuk dan berusaha menjadi bening, menetapi fitrahnya mengalir merendah meski tersiksa dibebatuan atau dihempas hempas menjadi badai. tetap semangat menuju pantai, tetap sabar.. meski pantai kadang diam dan mengusirnya kelautan.

LIHATLAH... gunung gunung yg gagah perkasa bersama kesetiaannya menopang langit menjaga amanah daru tuhanNYA DALAM KEBERSAHAJAANnya.

LIHATLAH... pemandangan indah dipersawahan hijau dengan padinya yg berbaris rapi dengan ketawadhuannya.

 LIHATLAH...air yg berlomba lomba menuruni lembah, bahu membahu menyamakan arah, riakannya berkata kata tentang nasehat keistiqamahan menuju lautan. 

LIHATLAH... awan yang berlarian, bergabung saling menguatkan tanpa kata kata perdebatan, sebagian dari mereka diam memberi keteduhan menahan ultraviolet yang marah dan membiaskannya menjadi keindahan.

LIHATLAH... sang gemuruh membawa kabar tentang hujan, mereka bersama bertaburan menebar harapan.. sebagian menjadi pelangi menghiasi senja.

LIHATLAH...daun daun yang jatuh memberikan kesempatan pada daun muda yang menggantinya..

LIHATLAH... pagi yang setia menggantikan malam, bersama matahari yang belum pernah tertidur sejak penciptaannya

LIHATLAH... perubahan indah kepompong menjadi kupu kupu yang walau hidupnya sebentar tapi menebar manfaat,
bermain dan bekerja pada penyerbukan bunga bunga, dan menghiasi taman taman.

LIHATLAH...lebah yang senang dalam kebaikan, 
bermain dan bekerja di tempat tempat baik dan menghasilkan kebaikan, bagi anak anaknya dan manusia

LIHATLAH... angrek yang menempel dipepohonan, 
hidupnya tidak merugikan sang pohon, mandiri, bahkan berjasa memperindahnya.... 

lihatlah.. dan renungkan!!!...

KETIKA....sang air mulai lelah dengan keangkuhan manusia,sehingga IA mengujinya
dgn mengirimkan parade banjir dan tsunami untuk menampar keangkuhan yg angkuh itu.....

KETIKA...sang gunung mulai muak dengan kesetian manusia yg terlalai dlm menjaga amanahNYA.
Sehingga IA mencba menyadarkannya dengan mengirimkan rombongan lahar panas
untuk menghardik kelalaian itu.....

KETIKA....Sang awan mulai kecewa dengan kekuatan manusia yg hanya digunakan untuk menindas sang lemah.
sehingga ia membiarkan terik yg panas untuk menyengat sang penghuni bumi
yg bangga dengan panggung kesenangannya...

KETIKA...sang hujan mulai membangkang terhadap sang khalifah bumi yg mulai TELEDOR
dalam menjaga titipan PENCIPTANYA sehingga ia tak tentu waktu menyapa bumi 
dlm keteraturan yg telah terprediksi sang khalifah...

KETIKA....sang KUPU KUPU  mulai letih dengan kesemuan akhlak manusia yang telah LUNTUR sehingga ia menyapa kesemuan ahklak yg luntur itu dengan segerombolan kepompong yg buruk rupa,jauh dari keindahan untuk Menegur akhlak yg telah luntur itu.....

KETIKA....ALLAH telah menitipkan bumi ini kepada kita....
Bumi ini adalah bulat, ada awal dan akhir. 
Jika kita tidak tahu lagi kemana arah kaki melangkah,
dan ruangan yang kita diami terasa sesak dan gelap padahal diluar ada sinar matahari..disanalah sebuah pintu selalu terbuka. 

Ketika senyum terasa hampa. 
Ketika diri terasa berat dan kotor dengan dosa dosa.
ketika raga mulai lupa terhadap sebuah amanah...
Ketika mata tak bisa lagi terpejam diantara fajar fajar yang gelap gulita. 
Ketika gelisah..
Resah..akan kelalaian terhadap sebuah amanah
Dan tak sesiapapun peduli..
Ketika tak ada sosok yang menepuk bahu untuk menguatkan.
Ketika tak ada satu senyumpun mau meraihmu...


LIHATLAH DAN RENUNGKANLAH.....

Lantunan Gemuruh Hati

Duhai hatiku diamlah.
Kenapa gemerisikmu seperti ombak keheranan.
Biarkanlah padang jiwa ini tetap gemuruh seperti riuh.
Biarkan langkah ini terus terayun kemanapun musim berganti.

Diamlah
Seperti lembah yang tentram kesederhanaan
Tetaplah begitu

Dengarkanlah hatiku
Biarkan air itu mengalir dicelah bebatuan yang tetap keras
Tak usah resah kemana dia a...