Rabu, 16 November 2011

GORESAN SABDA HATI

ketika hati bergemuruh menyapa nuansa. 
Ketika gemerisiknya seperti ombak keheranan. 
Biarkanlah padang jiwa itu tetap gemuruh seperti riuh. 
Biarkan langkah ini terus terayun kemanapun musim berganti.

Diamlah
Seperti lembah yang tentram kesederhanaan
Tetaplah begitu 

Dengarkanlah hatimu...
Biarkan air itu mengalir dicelah bebatuan yang tetap keras
Tak usah resah kemana dia akan pergi
Biarkan ia mengalir seperti fitrahnya berlarian menuruni lembah 
Lalu diam bersama ikan dan beriak bersama gelisahnya lautan

Diamlah seperti pantai yang penyabar


Duhai jiwa yang terbalut kesendirian dan hati hati pemilik tutur sapa dan kelembutan..
Tidakkah kau mendengar getaran nadi labirin kehidupan ditubuhmu yang kesepian menanti taqdir?

ada saatnya KEKUATAN iman terasa lemah, runtuh
di telan logika logika tak menentu
seperti rumput yg kehausan
menunggu hujan diantara awan awan kering

Simpan saja kekhawatiranmu.
Dunia ini telah Allah cukupkan,
Untuk kamu dan seluruh mahluk mahluk bernafas yang terhampar di kehidupan.

dalam satu titah TAKDIR kupercaya.....

Apabila dua orang telah digariskan untuk dapat hidup bersama…
Maka…
Sejauh apapun mereka…
Sebanyak apapun rintangan yang menghalangi…
Sebesar apapun beda diantara mereka…
Sekuat apapun usaha dua orang tersebut untuk menghindarkannya…

Meski mereka tidak pernah komunikasi sebelumnya…
Meski mereka sama sekali tidak pernah membayangkan sebelumnya…
Meski mereka tidak pernah saling bertegur sapa…

PASTI tetap saja mereka akan bersatu….
Seakan ada magnet yang menarik mereka…
Akan ada hal yang datang…untuk menyatukan mereka berdua….
Akan ada suatu kejadian…yang membuat mereka saling mendekat…dan akhirnya bersatu.

Jangan 'kesendirian' membuatmu khawatir tentang apa yang difikirkan orang lain tentangmu. Segera perbaharui lagi niatmu dan katakanlah; "kesendirianmu ini adalah cerminan ketangguhan..dan kemenanganmu dalam menghindari hal hal yang di inginkan"
Agar kamu bahagia dalam kesendirian sebelum pilihan Allah menemuimu.
Hati yang indah 

Segumpal daging yang terukir Indah dalam AlQur'an.

Segumpal daging yang diamanatkan Allah sang pencipta Hati

Yang membolak balikan Hati

Yang mendengar setiap bisikan bisik resah dan keluhan didalamnya

Yang mengerti dan memahami kesedihan dan ratapan ummatnya

Yang menjaga  dan melembutkan kembali setelah Hati mengeras

Yang membangunkan dan menyentuhnya dengan Ilham saat tak seorangpun pedulI.

Tuhan..

mereka adalah milik Mu
mereka dibuat indah atas Keindahan Mu
mereka adalah ujian
ujian terberat 
kurasakan hatiku bergetar hebat 
berdebar kencang 
ingin sekali kutepis
tapi ku tak bisa
aku lemah 
atas mereka.........

tuntunlah aku menuju pilihan terbaikmu

karena aku LAKI LAKI....

Oleh. M.Arfah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar